Temukan Materi Sekolah dan Kuliah di sini

Temukan Materi Seputar Pelajaran Sekolah dan Kuliah di sini....,:-)

Friday, September 16, 2011

Pendekatan Geografi

  Pengertian Gegografi menurut Semlok IGI 1988 di Semarang adalah "Ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan". Hal ini berati bahwa geografi dalam mengkaji suatu fenomena selalu menggunakan 3 sudut pandang, yaitu sdutu pandang kelingkungan, kewilayahan,dan keruangan. Nah, Sudut pandang inilah yang disebut dengan Pendekatan Geografi. 
     Materi Pendekatan geografi sering dianggap sebagai materi yang paling sulit untuk dipahami. Banyak para siswa yang minta dijelaskan berulang kali tentang materi ini ketika saya mengajar, tetapi masih saja pemahaman mereka kurang. Untuk itu saya mencoba bagaimana cara saya memahami ketiga pendekatan ini.

SILABUS SMA Kelas X

Silabus merupakan perangkat pembelajaran yang utama. Seorang guru dalam membuat suatu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), yang pertama adalah harus melihat atau menyesuaikan dengan silabus yang telah dibuat sebelumnya. Berikut ini saya sajikan silabus untuk SMA kelas X.

10 Konsep Esensial Geografi


a.       Esensial Geografi merupakan pengertian-pengertian untuk mengungkapkan atau menggambarkan corak abstrak fenomena geografi agar “jati diri” geografi tidak hilang dalam arti jelas perbedaan antara geografi dengan ilmu lainnya.
b. 10 konsep Esensial Geografi
1. Lokasi, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :
    a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan garis bujur
    b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

Wednesday, September 14, 2011

Perkembangan Imu Geografi


Saat saya memberikan tugas pada siswa-siswi kelas X untuk membuat laporan tentang materi perkembangan Ilmu Geografi, ternyata mereka kesulitan dan mengeluh, (g'tw seh mereka beneran kesulitan ato hanya males Browsing..hehe). Untuk menghindari hal tersebut terjadi kembali, saya share materi perkembangan Ilmu Geografi ini melalui Blog yang sangat sederhana ini. Materi ini saya ambil dari lampiran Rencana Pelaksanaan Pembalajaran (RPP) yang saya buat. 
Semoga Bermanfaat.....;-)

Perkembangan Ilmu Geografi
            Pandangan geografi mengalami perkembangan dan perubahan dari waktu ke waktu sehingga definisinya berubah. Pandangan geografi dibedakan menjadi lima bagian yaitu:
a.       Pandangan Geografi Klasik
Pada zaman yunani kuno pengetahun manusia tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. Namun, sejak abad ke-6 SM pengaruh mitlogi itu terus berkurang semakin dengan berkembangnya ilmu pengetahuan sehingga pengetahuan tentang bumi mulai didasarkan atas ilmu alam, ilmu pasti dan logika. Salah satu bukti bahwa pengetahuan telah didasarkan pada logika adalah telah adanya usaha untuk menjelaskan tentang suatu wilayah termasuk perilaku manusianya.

Pengertian Geografi


1.      Pengertian Geografi
Istilah geografi untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Erastothenes pada abad ke 1. Menurut Erastothenes geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi. Berdasarkan pendapat tersebut, maka para ahli geografi (geograf) sependapat bahwa Erastothenes dianggap sebagai peletak dasar pengetahuan geografi. Pada awal abad ke-2, muncul tokoh baru yaitu Claudius Ptolomaeus mengatakan bahwa geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi. Jadi Claudius Ptolomaeus mementingkan peta untuk memberikan informasi tentang permukaan bumi secara umum. Kumpulan dari peta Claudius Ptolomaeus dibukukan, diberi nama ‘Atlas Ptolomaeus’. Menjelang akhir abad ke-18, perkembangan geografi semakin pesat. Pada masa ini berkembang aliran fisis determinis dengan tokohnya yaitu seorang geograf terkenal dari USA yaitu Ellsworth Hunthington. Di Perancis faham posibilis terkenal dengan tokoh geografnya yaitu Paul Vidal de la Blache, sumbangannya yang terkenal adalah “Gen re devie”.